This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 25 Mei 2010

LOWONGAN

SELEKSI KONSULTAN INDIVIDU KABUPATEN
PADA PROGRAM PPAUD (TF 056841)
Tanggal 7 April 2010
Program Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini akan merekrut 33 Konsultan Individu Kabupaten. Kualifikasi yang disyaratkan adalah sebagai berikut:
1. Gelar setingkat sarjana (S1) di bidang ilmu sosial/pendidikan/kesejateraan sosial/ekonomi;
2. Mempunyai pengalaman di bidang pendekatan PRA ;
3. Berpengalaman dalam melaksanakan program pemberdayaan masyarakat minimal 4 Tahun;
4. Lebih disukai yang mempunyai pengalaman dalam program pendidikan dan pengembangan anak usia dini;
5. Bersedia ditempatkan dan bertugas di lokasi manapun;
6. Berusia maksimal 45 tahun.
Konsultan Individu Kabupaten masing-masing akan ditempatkan di salah satu dari 33 kabupaten pelaksana kegiatan Program PPAUD (daftar kabupaten ada pada lampiran pengumuman ini). Masa penugasan maksimum 36 bulan. Prosedur pengadaan yang dipakai adalah prosedur pengadaan konsultan individu seperti yang tertera pada Guideline for Selection of Consultant edition May 2004 yang diterbitkan oleh Bank Dunia.
Konsultan yang berminat dapat mengirimkan atau menyampaikan CV lengkap kepada Panitia Pengadaan pada Program Pendidikan dan Pengembangan Anak Usia Dini melalui email : manajemen_ppaud@yahoo.co.id . Calon konsultan yang masuk dalam daftar pendek akan dipanggil untuk mengikuti wawancara di salah kota berikut ini: Jakarta, Bandar Lampung, Bandung, Jogjakarta, Pontianak, Makassar, Manado, Gorontalo, Ternate, Jayapura, Manokwari, dan Merauke. Seluruh biaya yang timbul selama mengikuti proses seleksi ditanggung oleh calon konsultan sendiri.

LAMPIRAN PENGUMUMAN
Daftar kabupaten lokasi penugasan:
1. Kabupaten Ogan Komering Ilir
2. Kabupaten Bengku Utara
3. Kabupaten Bengkulu Selatan
4. Kabupaten Lampung Timur
5. Kabupaten Lampung Selatan
6. Kabupaten Sukabumi
7. Kabupaten Sumedang
8. Kabupaten Garut
9. Kabupaten Majalengka
10. Kabupaten Subang
11. Kabupaten Rembang
12. Kabupaten Cilacap
13. Kabupaten Wonogiri
14. Kabupaten Banjarnegara
15. Kabupaten Kulon Progo
16. Kabupaten Gunung Kidul
17. Kabupaten Sambas
18. Kabupaten Ketapang
19. Kabupaten Jayapura
20. Kabupaten Merauke
21. Kabupaten Jeneponto
22. Kabupaten Sinjai
23. Kabupaten Polewali Mandar
24. Kabupaten Manokwari
25. Kabupaten Wajo
26. Kabupaten Sidrap
27. Kabupaten Mamuju
28. Kabupaten Boalemo
29. Kabupaten Gorontalo
30. Kabupaten Sangihe
31. Kabupaten Kep. Talaud
32. Kabupaten Halmahera Utara
33. Kabupaten Halmahera Selatan

Jumat, 29 Januari 2010

Sekilas Tentang Otak

Allah menciptakan manusia dengan dibekali otak sebagai supercomputer biologis yang tidak seorangpun mampu menirunya. Superkomputer biologis ciptaan Allah ini merupakan organ yang sangat vital karena otaklah yang mengatur seluruh system yang ada pada tubuh manusia sehingga tetap berjalan serasi dan seimbang.

Menurut buku Quantum Learning, “ Otak manusia adalah massa protoplasma yang paling komplek yang pernah dikenal di alam semesta ini. Ini satu-satunya organ yang berkembang sehingga ia dapat mempelajari dirinya sendiri. Jika dirawat oleh tubuh yang sehat dan lingkungan yang menimbulkan rangsangan, otak yang berfungsi dapat tetap aktif dan reaktif selama lebih seratus tahun.”

Penelitian mengenai otak ini terjadi pada tahun 1960-an dan 1970-an, saat Roger Sperry ( guru besar psikologi di Institut teknologi California )menemukan otak manusia terdiri dari 2 belahan yaitu otak kiri dan otak kanan. Masing-masing belahan otak itu mengendalikan proses yang berlainan. Penemuan Sperry ini dianugerahi Hadiah Nobel pada tahun 1981.

Masih menurut Sperry bahwa belahan otak kanan dan otak kiri memiliki spesialisasi dalam kemampuan tertentu, walaupun ada beberapa persilangan dan interaksi antara kedua belahan.
• Otak kanan, pengembangan potensinya dengan melatih mengoptimalkan fungsi-fungsi otak kanan seperti seni, imajinasi, sosialisasi, menggambar, bernyanyi/mendengarkan musik/lagu, kegiatan social alam/keindahan dll. Diperlukan keseimbangandengan otak sebaliknya (otak kiri) dengan cara melath logika dan membuat perencanaan terstruktur. Sementara kecenderungan kariernya adalah : Pengusaha/wirausaha/Bisnis, pekerja/pegawai yang kerjaannya memberikan kebebasan berkreasi dan tidak terlalu administrative/procedural, pekerja mediator, public relation, guru/pelatih, konsultan/konseling, marketing, design artistic, entertainer dll.
• Otak kiri, pengembangan potensinya dengan melatih pengoptimalan fungsi-fungsi otak kiri seperti matematika, computer, logika dan penelitian ilmiah. Dan kecenderungan kariernya adalah Ilmuwan/Engineer, CEO/manajerial, pekerja/pegawai yang kerjaannya membutuhkan ketelitian, perencanaan, administrative dan procedural tinggi, supervisor/quality control, akuntan, konsultan perencanaan, administrasi, arsitek dll.

Menurut Dr. Paul Maclean, ada 3 bagian otak menurut fungsinya dan ketiganya memiliki tugas dan struktur tertentu :
• Batang otak / sumsum tulang belakang (reptilian) berfungsi mengatur kelangsungan hidup, bernafas, makan dan minum.
• Otak kecil (mamalia/system limbic) : bagian otak yang mendapat rangsangan batang otak sehingga otak kecil berfungsi sebagai pusat pengontrol dan pengendalian gerakan menjadi terkoordinasi dengan baik dan trampil. Ia juga mengendalikan emosi dan perasaan.
• Otak besar (Neokorteks) berfungsi melakukan penalaran berfikir secara intelektual, imajinasi dan kreasi. Disamping itu ia merupakan komponen kecerdasan tertinngi.

Cara kerja otak :
1. Kinerja Otak kanan dan otak kiri tidak ON-Off (yang satu in kemudian yang lainnya Off)
2. Otak kanan dan otak kiri saling komplementer (saling mengisi)
3. Yang dominant tidak berarti meniadakan yang lain.

Bila kita lihat dari pertumbuhan dan perkembangan otak itu sendiri, otak mulai terbentuk dari trimester pertama kehamilan dan mengalami pertumbuhan yang cepat sejak kelahiran sampai usia 2 tahun dan proses regenerasi sel otak akan berakhir pada usia 4 tahun. Pertumbuhan yang pesat terjadi pada usia kehamilan bulan ke 2 sampai bulan ke 4 dan setelah lahir antara bulan ke 5 sampai ke 18. Indikasi tersebut dapat dilihat dari berat otak yang ketika lahir 400 gram menjadi 1000 gram ketika mencapai usia 18 bulan, hampir menyamai otak dewasa (+/-1500 gram). Dengan demikian waktu pertumbuhan sel-sel otak sangat singkat waktunya.

Otak terdiri dari jaringan sel-sel yang berdiri sendiri dan system susunan saraf, sedangkan otak yang dioptimalkan diperkirakan jumlah sel otak/neuron mencapai 100 milyar. Setelah usia 4 tahun, yang akan mengalami pertumbuhan adalah cabang-cabang dari sel otak dengan hubungan antar sel yang akan terus bertambah rumit, apabila sel otak diberikan rangsangan yang positif dan adanya pengulangan.

Pada usia 4 tahun struktur neuron motor sensorik dan kognitif emosional berkembang 80% sampai usia 9 tahun dan beratnya menyamai otak dewasa. Salah seorang pakar mengatakan bahwa dari usia 0-4 tahun otak mengalami pertumbuhan dan perkembangan sampai 50%, pada usia 4-8 tahun mencapai 30% dan dari usia 8 – 18 tahun mencapai 20%.

Begitulah pertumbuhan dan perkembangan otak manusia sungguh menakjubkan, apabila otak senantiasa dirangsang dan dioptimalkan walau berapapun usianya, maka otak tersebut akan membentuk lebih banyak akson-akson pada setiap dendrite yang akan meningkatkan jumlah total hubungan –hubungan yang terdapat di dalam otak manusia. Pendapat ini berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Profesor Mark Rozenweig. Hal ini menggugurkan anggapan bahwa semakin bertambah usia maka akan semakin berkurang kemampuan otak untuk dikembangkan.

Pada masa ini, banyak sekali penelian tentang otak yang dikembangkan salah satunya adalah kemampuan manusia untuk berfikir dan mengolah informasi tidak didasarkan atas besarnya ukuran otak melainkan berdasarkan banyaknya sel-sel neuron yang aktif.

Baru-baru ini pula ada penemuan/penelitian tentang mengaktifkan otak tengah, otak tengah yang berfungsi untuk keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri ini, diharapkan sama-sama bisa dioptimalkan.
Begitulah sekilas info mengenai “otak”semoga bermanfaat buat anda. Salam (n)

Senam Otak Bayi( 2 )

Sejak berusia 3 bulan, bayi sudah bisa diajak senam otak. Di saat ini, otot –otot tubuhnya sudah semakin kuat untuk melakukan gerakan-gerakan senam. Manfaat brain gym untuk anak 0-12 bulan diantaranya :
  • Akan memiliki kemampuan otak yang optimal.
  • Akan memiliki kepribadian yang baik dan relaks sehingga hidupnya cenderung terhindar dari stress.
  • Di masa sekolah mereka akan cepat menyerap berbagai pelajaran dengan baik. Anakpun akan mudah berkonsentrasi, punya daya ingat tinggi dan tak mengalami kesulitan belajar.
  • Kelak, anak tumbuh penuh percaya diri dan terhindar dari berbagai masalah seperti disleksia, dispraksia dan sebagainya. Intinya anak akan tumbuh menjadi sosok yang terampil, cerdas dan terarah dengan baik.
Catatan :

Senam otak hendaknya dilakukan dalam suasana yang gembira dan menyenangkan. Jika memungkinkan, iringi dengan lagu-lagu klasik yang kalem atau lagu berirama lembut. Waktu yang dibutuhkan sekitar 5 menit dengan frekwensi 3 kali setiap hari. Karena senam otak untuk bayi bertujuan memberikan sentuhan yang bermanfaat (bukan bertujuan memaksimalkan gerakan seperti di usia-usia selanjutnya) maka disarankan saat melakukannya bayi dalam keadaan tanpa busana ( hanya menggunakan popok saja).

SENTUHAN DAN GERAKAN

1.Sentuhan pada dahi. Lakukan sentuhan dan elusan lembut dengan jari jemari di dahi bayi (di atas kedua matanya0 Usap kea rah kiri-kanan dan sebaliknya. Sentuhan ini dapat mengalirkan darah dari hipotalamus (bagian otak yang berfungsi sebagai pusat integrasi), menuju otak bagian depan. Tujuannya :
• membuat bayi tenang dan tidak takut ataupun tegang.
• Mengaktifkan otak depan sehingga kemampuan berfikir logis dan kreatif meningkat.

2. Sentuhan pada pipi. Lakukan sentuhan dan elusan lembut di pipi kiri dan kanan secara bergantian. Tepatnya disekitar wilayah geraham atas dan bawah. Otot di dekat geraham atas berfungsi membuka mulut/menguap. Sedangkan otot di dekat geraham bawah berfungsi menutup mulut. Tujuan :
  • Saat menguap terjadi refleks pernafasan sehingga meningkatkan oksigen ke otak.
  • Elusan di sekitar persendian rahang akan melemaskan otot-otot di bagian pipi dan membantu menyeimbangkan tulang tengkorak serta menghilangkan ketegangan di bagian kepala dan rahang.
  • Mengaktifkan otot untuk bersuara dan mengunyah.
  • mengasah kemampuan penglihatan, perhatian dan konsentrasi.
3. Sentuhan pada telinga. Lakukan sentuhan dan usapan lembut di bagian pinggir daun telinga kiri dan kanan secara bergantian. Di bagian ini terdapat banyak saraf yang halus. Gunakan ibu jari dan telunjuk untuk melakukan usapan mulai ujung atas daun telinga, turun sepanjang lengkungan telinga dan berakhir di bagian cuping telinga. Lalu, lakukan pula dari bawah (cuping telinga).
Tujuan :
  • Mengasah sensitifitas telinga untuk mendengar sehingga kemampuan pendengarannya makin tajam.
  • Mengasah kemampuan/ketrampilan bicara dan mengeja.
  • Meningkatkan daya konsentrasi dan daya tangkap.
  • Menghilangkan stress penglihatan dan ketegangan pada tulang kepala
  • Mengaktifkan formation reticularis, yaitu kemampuan menyaring suara yang mengganggu.
4. Sentuhan pada lekukan di belakang telinga.
Lakukan sentuhan dan elusan yang lembut pada bagian belakang telinga kiri dan kanan secara bergantian. Tepatnya di lekukan yang terdapat di batas rambut antara tengkorak dan tengkuk. Tujuan :
  • Mengasah keseimbangan tubuh.
  • Memfungsikan secara optimal jaringan saraf antara otak dan tubuh.
  • Memulihkan otot tengkuk yang lemah dan tegang.
  • Meningkatkan kemampuan konsentrasi, perhatian dan focus penglihatan.
  • Gerakan rahang dan tengkorak jadi relaks.
5. Sentuha pada bahu.
Lakukan sentuhan dan elusan lembut di bagian otot bahu kiri dan kanan secara bergantian. Gerakkan juga kepala secara perlahan-lahan ke kiri dan kanan dengan posisi dagu tetap. Tujuan :
Otot leher, tengkuk dan bahu relaks serta tidak kaku.
  • Mengasah keseimbangan otot leher dan otot tengkuk, rahang dan bahu.
  • Menghindari kebiasaan memiringkan kepala.
  • Mengasah kemampuan gerakan kepala kekiri dan ke kanan.
  • Mengasah pendengaran dan penglihatan.
  • Mengurangi kebiasaan juling dan membelalakkan mata.
  • Meningkatkan focus perhatian, konsentrasi dan daya ingat.
6. Sentuhan pada dada dan pusar.
Lakukan sentuhan dan elusan lembut di bagian dada dengan salah satu tangan, tepatnya di bagian sisi kiri dan kanan tulang tengah (sternum). Sedangkan salah satu tangan lainnya mengelus pusar. Tujuan :
  • Meningkatkan/menstimulasi aliran darah yang menghantarkan oksigen ke otak.
  • Mengasah koordinasi dan keseimbangan tubuh bagian kiri dan kanan.
7. Gerakan mengaktifkan tangan.
Pandulah salah satu tangan bayi untuk direntangkan lurus ke atas agar sekat rongga dada terbuka lebih lebar. Lakukan secara bergantian dengan tangan yang satunya lagi. Kemudian, rentangkan tangan dengan arah berbeda yaitu lurus ke depan. Selanjutnya, tangan diluruskan disisi pinggul. Tujuan :
  • Memperkuat otot-otot dada dan bahu.
  • Mengaktifkan otot-otot untuk gerakan motorik kasar dan halus.
  • Untuk relaksasi dan melancarkan pernafasan.
  • Melatih koordinasi mata dan tangan.
8. Gerakan angka 8 tidur.
Posisi bayi terlentang. Badan diluruskan. Tuntun tangannya dan gerakkan kea rah kiri dan kanan membentuk angka 8. Lakukan secara bertahap dan bergantian tangan kiri dan kanan sebanyak 3-4 kali. Tujuan :
  • Meningkatkan koordinasi otot mata dan mengaktifkan gerakan mata kanan dan kiri.
  • Meningkatkan kemampuan melihat lebih jauh ke sisi kiri atau kanan.
  • Mengurangi ketegangan mata.
  • Pengenalan symbol dan pengenalan perbedaan sisi kiri dan kanan.
  • Mengasah daya konsentrasi, perhatian, koordinasi dan keseimbangan.
9. Gerakan menyilang.
Lakukan gerakan anggota badan secara menyilang. Tangan kanan digerakkan bersamaan dengan kaki kiri. Atau sebaliknya, tangan kiri digerakkan bersamaan dengan kaki kanan. Gerakan dilakukan ke depan dan usahakan melewati garis tengah badan. Lakukan secara perlahan jangan dipaksa. Supaya suasananya relaks, iringi dengan alunan musik klasik atau nyanyian yang lembut. Tujuan :
  • Mengaktifkan hubungan kedua sisi otak, indra perabaan, pendengaran, penglihatan dan konsentrasi.
  • Mengaktifkan gerakan mata dari kiri ke kanan atau sebaliknya.
  • Meningkatkan koordinasi organ tubuh bagian kiri dan kanan.

AWALI DENGAN PACE

Gerakan-gerakanbrain gym didasarkan rumusan gerakan yang berstandar international. Sebelum memulai pada menu gerakan ini, anak disarankan untuk melakukan gerakan PACE (Positive Active Clear and Energizer) terlebih dulu. Gerakannya dimulai dari urutan terakhir dulu yaitu:
1. Energizer (Pengisi Energi)
Posisi duduk atau berdiri dan anak minum air sebanyak ¾ ukuran gelas plastik. Manfaat air disini antara lain :
a. Darah lebih banyak menerima zat asam yang diperlukan untuk belajar.
b. Air melepaskan protein yang diperlukan untuk belajar sesuatu yang baru.
c. Air melarutkan garam yang mengoptimalkan fungsi energi listrk di badan untuk membawa informasi ke otak.
d. Air mengaktifkan system limfa yaitu system air yang paling besar di badan. Limfa mengangkut zat-zat gizi, hormone, dan juga berfungsi sebagai saluran pembuangan.
2. Clear (Jelas) dengan memijat saklar otak (brain button).
Pijat dengan tangan kanan pada bagian sisi kiri dan kanan tulang dada tengah, tepatnya di kedua lekukan selangka (clavikula). Tangan kiri satunya menggosok daerah pusar. Manfaat : untuk koordinasi kedua belahan otak, meningkatkan kelancaran aliran darah ke otak, meningkatkan keseimbangan badan dan meningkatkan kerja sama kedua mata serta dapat mengurang juling. Air dan gerakan saklar otak membantu kesiapan tubuh dan otak sebelum melakukan gerakan silang.
3.Aktif: dengan gerakan silang (Cross Crawl)
Sentuhkanlah tiap tangan ke lutut yang berlawanan secara bergantian. Gerakkan tangan kananmenyentuh lutut kaki kiri. Kemudian tangan kiri menyentuh lutut kanan. Untuk memeksimalkan kemampuan pemahaman anak batita bisa dengan menempelkan bulatan warna. Pada telapak tangan kanan ditempelkan bulatan warna kuning begitupun lutut kirinya. Sebaliknya pada telapak tangan kiri dan lutut kanan ditempelkan bulatan merah. Ketika anak diminta melakukan gerakan silang bisa dengan mengatakan” Coba warna kuning disentuhkan dengan warna kuning.”
Manfaat : meningkatkan kesadaran keberadaan tubuh, menghilangkan stress (pikiran jadi jernih) dya ingat dan pikir meningkat, merangsang kelancaran cairan otak, meningkatkan koordinasi tubuh, mempermudah belajar, menyeimbangkan emosi, memperlancar peredaran limfa, mengatur tekanan darah, meningkatkan penglihatan, melancarkan pencernaan, meningkatkan energi tubuh, meningkatkan skor IQ, menghilangkan kekakuan, meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan membangkitkan rasa gembira.
4.Positive : gerakan hook Ups (kait relaks).
Ada dua cara. Pertama, posisi kaki kiri di atas kaki kanan (bersilang). Tangan kiri diatas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawah dan jari-jari kedua tangan saling menggenggam. Tarik kedua tangan kea rah pusat dan kedepan dada. Cara kedua: kedua kaki membuka sementara ujung-ujung jari kedua tangan saling bersentuhan lalu secara perlahan arahkan ke dada atau ke pangkuan bisa dipilih salah satu cara atau bisa juga keduanya digunakan. Manfaat : pemusatan secara emosional(mengurangi kepekaan yang berlebihan), lebih relaks, perhatian seksama, keseimbangan jasmani dan koordinasi,lebih percaya diri dan pernapasan lebih baik.
Catatan:
Gerakan PACE memang sebaiknya dilakukan sebelum menu gerakan inti brain gym, namun untuk beberapa kasus insidental yang membutuhkan waktu cepat- saat kita ingin menyegarkan konsentrasi anak yang lelah belajar, umpamanya- gerakan ini bisa diabaikan.

BATITA (1-3 TAHUN)

Gerakan senam otak pada batita difokuskan untuk meningkatkan ketrampilan motorik kasar dan kematangan bicaranya. Gerakan brain gym yang dilakukan anak batita tentu tak bisa diharapkan sempurna secarakualitas. Ada kalanya ia akan berlari kesana kemari, atau melakukan aktifitas lain saat bersenam otak. Pada intinya ia tidak bisa dituntut untuk berkonsentrasi penuh. Ini tak masalah kok. Utamakan agar anak merasa senang dan lakukan sambil bermain. Orang tua perlu melakukan variasi dalam gerakan brain gym sehingga dapat membuat anak tertarik melakukannya.

Gerakan Untuk Kemampuan Motorik Batita (1-2 Tahun)

1. Energizer (Mengisi Energi).
Posisi duduk, kedua lengan diatas meja. Tarik nafas, tengadahkan kepala denga dahi menghadap keatas, lekukkan punggung atas ke arah depan. Keluarkan nafas dan tundukkan kepala kea rah dada. Lakukan gerakan ini 3 kali. Manfaat :
Mendengar dengan pemahaman, kemampuan bicara , mengendalikan motorik halus denga koordinasi mata dan tangan, perbaiki sikap tubuh, meningkatkan konsentrasi dan perhatian serta perbaik pernafasan.
2. Space buttons ( Tombol Angkasa).
Letakkan kedua jari tangan (telunjuk dan jari tengah) pada bibir di garis tengah depan. Tangan yang satu memegang garis tengah belakang pada tulang ekor atau lebih ke atas. Tarik nafas. Tombol angkasa ini perlu disentuh setidaknya 30 detik. Lakukan gerakan ini selama 1 menit dengan tangan bergantian untuk mengaktifkan kedua sisi otak.
Manfaat: relaksasi system saraf pusat, kontak mata lebih mantap, penglihatan dekat ke jauh, kemapuan memusatkan perhatian pada suatu tugas, minat dan motivasi meningkat.
3. Balance Buttons (Tombol Imbang).
Sentuhlah lekukan di belakang telinga (di batas rambut antara tengkorak dan tengkuk 4-5 cm ke kiri dan kanan dari garis tengah tulang belakang) dengan pijitan dua jari tangan. Satu tangan lainnya menyentuh pusar. Dagu dan kepala relaks menghadap ke depan. Sentuh selama 30 detik dan lakukan bergantian tangan. Manfaat : mengaktifkan otak untuk kesiapsiagaan dan pemusatan perhatian, kepekaan indrawi untuk keseimbangan, memperbaiki refleks-refleks termasuk kemampuan melakukan gerak silang, membuat perasaan enak dan nyaman.






Apa itu "PAUD" ?

Apakah “PAUD” itu?

PAUD atau PADU ini adalah kependekan dari Pendidikan Anak Usia Dini atau Pendidikan Anak Dini Usia, namun cakupan permasalahnnya tidak sependek singkatannya. Menurut Pasal 28 UU Pendidikan Nasional No.20 tahun 2003 tentang Paud mencakup usia 4-5 tahun untuk kelompok A dan usia 5-6 tahun untuk kelompok B.

Istilah ini baru dikenalkan pada tahun 1997/1998 melalui proyek Bank Dunia, program ini cepat melejit menjadi isu pendidikan jajaran papan atas. Sehingga istilah ini menjadi trend pada tahun 2000-an. Dan menjadi salah satu program unggulan dari 10 program Departemen Pendidikan Nasional. Saat ini Depdiknas mengeluarkan system untuk Paud yang diberi nama “ Sistem Paud Holistik Integratif.”Direktur Paud Depdiknas sendiri adalah Dr. Gutama.

Kemunculan Paud ini sangat disambut positif dan didukung oleh organisasi masyarakat seperti pimpinan organisasi wanita (PKK, Bhayangkari, Muslimat NU, Aisyiah, dll.), dokter, pakar perguruan tinggi, istri-istri pejabat, Gubernur, Walikota/Bupati, Camat, bahkan lurah. Mereka turut aktif dalam pencanangan program Paud ini.

Karena kemunculannya yang begitu spectakuler dan mendapat banyak perhatian dari pemerintah maka timbullah kecemburuan dari mereka yang mengurusi Paud formal.
Sehingga timbulah perseteruan yang sengit yang secara diam-diam terjadi.

Sebenarnya PAUD/Pendidikan Anak Usia Dini ini memayungi institusi formal dan nonformal. Yang berada pada payung formal adalah TK (Taman Kanak-kanak) dan RA (Roudhotul Athfal). Sementara yang pada payung non formal adalah Kelompok Bermain, Penitipan Anak, Sekolah Minggu, TKA/TPA, dan pos paud itu sendiri. Namun dalam kasus di lapangan institusi formal dan non formal selalu berada dalam posisi berhadapan.

Pemahaman yang kerap terjadi di masyarakat dan pada guru-guru Paud itu sendiri, bahwa TK/RA itu elite, mahal, formalistic, tertutup, kaku dan guru-gurunya tidak mau bergaul dengan guru Paud. Sementara pendapat sebaliknya mengatakan bahwa Paud itu ndeso, asal-asalan, ngga’ punya standart, ala kadarnya dan guru-gurunyapun kuper and kupeng.

Kalau kita lihat secara teoritis-filosofis Paud non formal itu merupakan komplemen dari pendidikan formal. Persoalannya sekarang adalah bagaimana mencari solusi/upaya cerdas untuk meredakan ketegangan/perseteruan itu? Toh, semuanya merupakan layanan pendidikan bagi anak.

Dikotomi Paud formal dan nonformal yang membingungkan dan menjadi pertentangan ini bisa dihilangkan apabila kita mencontoh langkah Dr. Rasiyo Kepala Diknas Propinsi Jawa Timur yang mengintegrasikan Paud disambut positif.

Dengan menjamurnya pos paud di seluruh Indonesia maka akan banyak membutuhkan banyak guru sementara LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) belum siap melayani. Hanya 10% dari kapasitas guru yang lulus kependidikan sementara sisanya 90% non kependidikan (SMA/MAN/SMP/MTs). Padahal potensi anak usia dini ini akan berkembang optimal jika mendapat rangsangan yang tepat. Jika guru tidak faham anak (psikologi anak) bagaimana bisa optimal? Di negara barat khususnya Amerika, mereka yang mendidik anak usia dini rata-rata tamatan dari sekolah keguruan/kependidikan. Di negara kita?

Mungkin masih ingat dalam benak kita, periode tahun 70-an (1985/1986) pemerintah mencanangkan program SD inpres dengan mengangkat guru secara spectakuler sebanyak 141.324 guru, namun apa yang terjadi?
Lulusan SPG hanya 31.000 guru sementara sisanya 110.000 guru berasal dari non SPG (SMP, SMA, MTs, MAN, STM atau yang sederajat). Walau sudah dengan pelatihan-pelatihan namun hasilnya tidak optimal. Ini merupakan bobroknya mutu pendidikan di banyak daerah hingga sekarang. Semoga hal ini bisa menjadi pertimbangan dalam mengambil kebijaksanaan terkait kebutuhan guru Paud saat ini. (n)

Ingin Jadi Guru Ideal?

Menjadi guru adalah sebuah pilihan, ia juga merupakan pekerjaan yang mulya. Bagi anak-anak (TK) guru merupakan panutan, teladan, pemberi informasi, fasilitator bahkan juga guru disebut sebagai pahlawan. Guru juga merupakan tokoh pengganti orang tua di sekolah.

Di dalam UU No.2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional dikemukakan bahwa tenaga pendidik (untuk selanjutnya disebut dengan guru) adalah anggota masyarakat yang bertugas membimbing, mengajar dan / atau melatih peserta didik. Ini berarti bahwa secara implisit, guru memiliki tanggung jawab secara personal, ia juga bertanggungjawab secara sosial dan professional serta vertikal kepada Sang Pencipta _ Tuhan Yang Maha Kuasa.

Guru adalah suatu sebutan bagi jabatan, posisi dan profesi bagi seseorang yang mengabdikan dirinya dalam bidang pendidikan melalui interaksi edukatif secara terpola, formal dan sistematis.

Namun yang jelas, apapun istilahnya menjadi seorang guru adalah kehormatan, maka itu janganlah disia-siakan. Guru ternyata ada beberapa tipe, antara lain :
1. Guru stay (lirik-lirik), yaitu guru yang mengajar di sekolah itu namun senantiasa tidak puas dengan apa yang ia alami, selalu membanding-bandingkan antara sekolahnya dengan sekolah-sekolah lain, baik dari segi fasilitas, honor ataupun yang lain.
2. Guru stay (sense of belonging) yaitu guru yang mengajar di sekolah itu namun ia tidak terpengaruh dengan omongan guru lain, ia sudah enjoy disana walau apapun yang terjadi.
3. Guru stay (pengaruh negative) yaitu guru yang mengajar di sekolah itu namun ia senantiasa membawa pengaruh negative seperti merokok , main kartu/judi, dll.
4. Guru stay (negative) yaitu guru yang mengajar di sekolah itu namun belum saat kelulusan siswa, sudah pindah lagi di tempat ngajar yang lain begitu seterusnya.
Guru tipe manakah anda?

Kata seorang teman yang bernama Yudiwati,” Teaching is work of heart.”Ya benar, mengajar membutuhkan ketulusan dan keikhlasan. Tanpa didasari ketulusan dan keikhlasan dalam mengajar maka hasilnya akan hampa, bagai sebuah rutinitas tanpa makna, gersang. Jika mengajar itu didasari atas hati nurani yang bersih (ketulusan dan keikhlasan) dan daya critical thinking yang bagus maka akan terbangun sebuah wise/kebijaksanaan.

Menjadi guru ideal adalah dambaan siswa, untuk menjadi guru ideal tidaklah gampang. Ada banyak hal yang harus dilakukan antara lain :
  1. Belajar terus menerus (sepanjang hayat), untuk memberikan referensi pengetehuan kepada siswa guru harus senantiasa belajar.
  2. Nyaman di sekolah, antara rekan kerja dan fasilitas sekolah harus mendukung.
  3. Saling menilai, antar sesama rekan kerja harus saling menilai bila ada kekurangan dari guru satu diberitahukan untuk diperbaiki kekurangannya dan bila ada kelebihan harus berbagi dengan rekan yang lain. Factor saling menilai ini dibutuhkan perasaan legowo (lapang dada).
  4. Grow together (tumbuh bersama), seorang guru yang sukses tidaklah ia maju sendirian akan tetapi ia bersama rekan-rekannya juga turut sukses pula. Ia senantiasa berbagi ilmu, berbagi pendapat (bukan pendapatan), berbagi kesuksesan.
  5. Existensi, keberadaannya di kelas sangat diharapkan siswa. Siswa sangat mengharapkan kehadirannya karena stimulus-stimulus yang ia berikan menghantarkan anak-anak menuju perkembangan yang optimal. Bukan hanya sekedar mentransfer ilmu kemudian selesai.
  6. Distribusi tugas, pendelegasian tugas sangat penting, diharapkan peran dan tugas guru lebih optimal, seperti: bagian kurikulum, administrasi, koordinator kegiatan (PSB).
  7. Managemen waktu, selalu punya waktu bersama anak-anak di kelas dan tak jarang pula bersama rekan kerja (refresing) agar tidak timbul kejenuhan.
  8. Up and bottom, tidak selalu memberi informasi yang sifatnya dari atas ke bawah namun adakalanya harus dari bawah ke atas.
Jika semua hal tadi sudah anda lakukan maka tinggal menunggu waktu saja bahwa anda akan menjadi guru ideal diantara rekan guru dan siswa anda. Ingin menjadi guru ideal? Selamat mencoba. (n)

Selasa, 26 Januari 2010

Profil Sekolah








Kober dan TKIT Luqmanul Hakim

Jl. Parakan Wangi No.17 Telp. (022)7501233
Soekarno Hatta – Bandung.
Gemilang Mutafannin
Kampus Bandung Barat
Jl. Raya Gadobangkong 167 B depan Pusdikter,
Ngamprah Telp.(022)6620783
Kampus Cimahi
Jl. Pondok Mas Utara No.5 Baros,
Cimahi Telp. (022)6633266
SI Abdus Salam
Jl. Cihanjuang No.17 Parongpong,
Bandung Telp. (022) 91122793, 6640810.
TK Islam Al Fajr
Jl. Swatantra V No.1 Villa Nusa Indah Raya, Jatiasih,
Bekasi Telp. (021)82400634, 82401310, 8271139, Fax (021) 8271138
TKIT Lugina
Jl. Rancaekek – Majalaya No.5 Bojongjati, Bojongloa,
Rancaekek Kab. Bandung Telp. (022) 7792413
TKIT Lampu Iman Karawang
Jl. Dr. Taruno No. 149 Adiarsa Barat, Karawang Barat,
Karawang Telp. (0267)408649 Email : sitli_krw@yahoo.com
PG/TK Islam Ibnu Sina
Jl. Lembah Asri Padasuka Cicaheum,
Bandung Telp. (022) 7277243 Email : ibnusina95@yahoo.co.id
TK Islam Al Azhar 30 Bandung
Jl. Kapten Tata Natanagara No. 2 Kawasan Bandara Husein Sastranegara,
Bandung Telp. (022)91140024
Gedung Baru
Jl. Tirtasari III No. 1 Sarijadi, Bandung
Telp. (022) 2015451, Fax. (022) 2004734
RA AL AMANAH
Jl Raya Cinunuk No.186 Cileunyi,
Bandung Telp.(022) 7803156, Fax. (022) 7800997
TK AL MA’SOME
Jl. Raya Cileunyi – Rancaekek No.22 Jatinangor
Telp.(022)70813553, 7796240, 7798204 Fax. (022)7798243, 7798204
Email : masoem@bdg.centrin.net.id
Website :www.masoem.co.id
TK Islam Al Marjan 01
Jl. Palem Raya Depan Blok H7 Duta Indah, Jatikramat
Kota Bekasi Telp. (021) 8466127 (hunting) Fax. (021)84993125
TK Islam Al Marjan 02
Jl. Muda Parsi No. 100 Jatimakmur Telp. (021)8461242
Email : info@almarjan.org
SD Islam Insan Taqwa
Villa Mutiara Cikarang Blok H17 No.8 Telp.(021) 68607508
Email : info@insantaqwa.sch.id
Website : insantaqwa.sch.id
SDIT AN NI’MAH
Jl. Sampora Sekeawi, Ds. Sukamenak Kec. Margahayu,
Kab. Bandung 40227 Telp. (022)5420447 Fax. (022)5421322
TKIT / SDIT Al Irsyad Al Islamiyah
Jl. R.H. Jaja Abdullah No.2 (Belakang KPN) Kertabumi,
Karawang 41315 Telp.(0267) 414827, 405018 Fax. (0267)405018
SDIT Fitrah Insani Ngamprah
Jl. Simbiosis No.2 Ds. Tanimulya, Ngamprah Kab. Bandung Barat
Telp.(022)6625775, Email : fitrah_insani@yahoo.co.id
Website :http://www.fitrahinsani.org
SDIT QORDOVA
Jl. Rancaekek – Majalaya 378 A, Telp. (022)70816622, Hp. 08122421660
(+/-200 m dari Polsek Rancaekek)
SDIT IQRO’
Jl. Ayat No. 78 Jatimakmur, Pondokgede, Bekasi 17413
Telp. (021)8467189 Fax.(021)8484612